5 Parpol Deklarasikan Koalisi di Pilkada Sukabumi, Siapa Calonnya?

Teritori
Sabtu, 4 May 2024 17:35
    Bagikan  
5 Parpol Deklarasikan Koalisi di Pilkada Sukabumi, Siapa Calonnya?
Indonesiatren.com/H Heryadie

Lima parpol, yakni PKB, PKS, Partai Demokrat, PAN, dan PDIP berkomitmen menjalin kerja sama untuk berkoalisi di Pilkada Kabupaten Sukabumi tahun 2024. Komitmen koalisi tersebut diwujudkan dalam deklarasi dan penandatanganan naskah kerja sama partai politi

INDONESIATREN.COM - Lima partai politik (parpol) berkomitmen menjalin kerja sama untuk berkoalisi di Pilkada Kabupaten Sukabumi tahun 2024. Lima partai politik tersebut antara lain Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Komitmen koalisi tersebut diwujudkan dalam deklarasi dan penandatanganan naskah kerja sama partai politik pada Sabtu, 4 Mei 2024. Ada enam butir kesepakatan dan kerja sama partai politik yang dibacakan oleh masing-masing pimpinan partai. Diketahui, PKB merupakan inisiator dalam pendeklarasian koalisi tersebut.

Informasi yang dihimpun, dari hasil Pemilu Legislatif 2024, jika lima parpol ini tetap berkoalisi hingga mendaftar kandidat usungannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi, total ada 28 kursi yang diperoleh. Rinciannya, PKB dan PKS 7 kursi, Partai Demokrat 5 kursi, PAN 3 kursi, dan PDIP 6 kursi. Cukup untuk mengusung pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi di Pilkda 2024.

Baca juga: Pilkada Kabupaten Sukabumi: Pencalonan Deden Deni Wahyudi Dinilai Tidak Beretika dan Langgar Moralitas

Ketua DPC PKB Kabupaten Sukabumi, Hasim Adnan menjelaskan, proses komunikasi antara masing-masing parpol tersebut sudah dilakukan sejak lama. Menurut Hasim, kelima parpol ini memutuskan untuk menjalin kerja sama, berangkat dari pemahaman dan keprihatinan yang sama melihat kondisi Kabupaten Sukabumi.

“Kalau ditanya seberapa optimistis, tentu kami sangat optimistis. Namun tentu politik itu sangat dinamis. Memang tidak ada jaminan bahwa koalisi ini akan bertahan, tapi ini adalah satu bentuk ikhtiar. Jangan mengharapkan koalisi ini pecah, pada akhirnya nanti kita lihat saja setelah secara resmi mendaftar ke KPU,” ujar Hasim.

Namun, dalam deklarasi tersebut belum diputuskan siapa figur pasangan calon yang akan diusung. Baik Hasim Adnan maupun pimpinan parpol koalisi lainnya juga masih membuka peluang kepada figur siapapun yang akan diusung. Bahkan, apabila ada parpol lain yang ingin ikut bergabung juga masih dipersilakan. Terlebih, kelima parpol tersebut sebelumnya sudah melakukan penjaringan bakal calon masing-masing. Ada beberapa nama yang sama dan beririsan.

“Masing-masing juga menyetorkan nama kandidat potensialnya masing-masing. Tentu ada kualifikasi-kualifikasi tertentu kepada bakal calon yang akan diusung. Kemudian, harus dilakukan survei oleh lembaga yang kredibel dan objektif. Nanti akan ada tim khusus yang mengatur mekanismenya, siapa yang berada di urutan teratas. Paling lambat akhir Juli sudah diputuskan siapa nama cabup-cawabup yang akan kita usung,” ungkap Hasim.

Baca juga: Semakin Serius Maju di Pilkada Sukabumi, Habib Mulki Daftar ke PAN

Masih kata Hasim, berdasarkan hasil survei sementara, belum ada satu pun kandidat yang dominan atau yang tingkat elektabilitasnya di atas 15 persen. Hasim mengaku akan tetap mengacu pada metodologi ilmiah melalui lembaga survei yang kredibel dan objektif dalam memutuskan siapa kandidat yang akan diusung oleh koalisi tersebut. Hasim mengaku tak ingin terburu-buru memutuskan tanpa proses dan mekanisme yang jelas.

“Nama-nama yang berpotensi nantinya tidak lagi disetorkan kepada partai, tapi kepada tim khusus yang sudah dibentuk oleh parpol koalisi. Jadi mekanismenya jelas. Kita lihat perkembangan dua bulan ke depan apakah muncul nama. Nanti itu akan kita uji kapasitas dan resources-nya. Sehingga ketika nanti muncul nama itu, adalah figur yang sudah teruji secara objektif. Termasuk saya sendiri, tidak akan memaksakan diri, tapi memantaskan diri,” papar Hasim.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sukabumi, Iman Adinugraha menyebut bahwa tahapan Pilkada masih memiliki waktu yang cukup panjang, sehingga kelima parpol ini bisa terlebih dulu berdiskusi untuk mendalami siapa figur yang dinilai cocok. Apalagi, kata Iman, Kabupaten Sukabumi memilihi wilayah yang sangat luas. Butuh figur pemimpin yang betul-betul memahami wilayah dan punya visi yang jelas dalam membangun Kabupaten Sukabumi.

“Kami tidak memikirkan kepentingan partai masing-masing. Yang paling penting sekarang bagaimana lima partai ini tetap utuh sampai pendaftaran ke KPU. Kenapa partai dulu, karena kami ingin menyamakan dulu visi dan misinya. Calon yang mendaftar sudah banyak dan ada yang saling beririsan. Parameternya sudah jelas. Kami akan memaksimalkan ikhtiar sampai kelima parpol ini mendaftar ke KPU,” ungkap Iman.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 8-Jun-2026 21:28
Lowongan Kerja
Tanah Diduduki dan Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Jubir Ahli Waris Labbai: “Kita Santai Saja, Tunggu Putusan Pengadilan Negeri Makassar”
Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar karena Timbun dan Bersih-Bersih Tanah Milik Sendiri, Jubir Ahli Waris Labbai: “Salah Alamat”
Tumbuhkan Asa pada Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus Indonesia 2026 di Hall Dewan Pers Jakarta

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja
Gugat PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Kesimpulan Kuasa Hukum Ahli Waris Labbai: “Alas Hak Tergugat CACAT HUKUM dan TIDAK MEMPUNYAI KEKUATAN HUKUM”
Buktikan sebagai Pemilik Lahan Jelang Sidang Kesimpulan, Ahli Waris Labbai Bersihkan Kawasan yang Diduduki PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Minggu, 31-May-2026 23:04
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Jumat, 29-May-2026 19:24
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 27-May-2026 21:41
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 26-May-2026 22:47
Lowongan Kerja