Jumpa Penasihat Khusus Presiden, Ketua Forkominhan: Indonesia Mampu Bersaing dengan Produsen Alutsista Global

Rabu, 22 Jan 2025 14:03
    Bagikan  
Jumpa Penasihat Khusus Presiden, Ketua Forkominhan: Indonesia Mampu Bersaing dengan Produsen Alutsista Global
Cicero Communication

Ketua Forkominhan, Marsekal Madya TNI (Purn.) Eris Herryanto (kanan) bersama Jenderal TNI (Purn.) Prof. H. Dudung Abdurahman

INDONESIATREN.COM - Forum Komunikasi Industri Pertahanan (Forkominhan) pada beberapa waktu lalu melaksanakan audiensi dengan Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn.) Prof. H. Dudung Abdurahman, di Jakarta. Dalam audiensi ini, dibahas mengenai target yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, untuk mendorong pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar delapan persen pada masa pemerintahannya. Target ini dinilai sangat memungkinkan tercapai, jika seluruh program pembangunan nasional dilaksanakan dengan tertib, efektif, efisien, dan terukur.

Demi tercapainya target itu, salah satu sektor strategis yang dinilai bisa memberikan kontribusi signifikan adalah industri pertahanan. Ketua Forkominhan, Marsekal Madya TNI (Purn) Eris Herryanto, menegaskan pentingnya pembangunan ekosistem industri pertahanan yang terintegrasi, untuk mencapai target itu.

Baca juga: Info Lowongan Kerja Update ke 55

“Pembangunan industri pertahanan tidak hanya tentang kemandirian alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga menjadi katalisator dalam menciptakan lapangan kerja, alih teknologi, serta peluang ekspor yang dapat mendongkrak PDB Indonesia secara berkelanjutan,” ujar Eris.

Eris juga mengingatkan, bahwa banyak negara, seperti Turki, Korea Selatan, India, dan China, telah sukses membangun ekosistem industri pertahanan yang mandiri, dan berkontribusi signifikan pada PDB mereka. Model pembangunan industri pertahanan di negara-negara ini dapat menjadi referensi bagi Indonesia.

Baca juga: Diikuti 92 Sasana, Eltekers Indonesia Sejahtera Gelar “Semarak Latber Akbar Ling Tien Kung” di Cibinong Bogor

“Kami akan melibatkan seluruh stakeholder, termasuk SDM lokal yang memiliki inovasi dan ide-ide orisinal. Generasi muda harus menjadi tulang punggung industri pertahanan modern Indonesia, agar kita mampu bersaing dengan produsen alutsista global,” tutur Eris.

undefinedForkominhan dukung pembangunan industri pertahanan berdaya saing tinggi

Industri pertahanan adalah pilar pembangunan sektor industri. Industri pertahanan dengan segala kompleksitasnya menawarkan peluang besar melalui hilirisasi bahan baku, investasi teknologi, dan penciptaan lapangan kerja berkualitas.

Baca juga: Akhir Pekan, Petugas Gabungan Gelar Razia Taksi Ilegal di Traffic Light Exit Tol Parungkuda Sukabumi

Indonesia memiliki potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) yang inovatif. Jika dimanfaatkan dengan baik, modal strategis ini mampu mendorong pembangunan sentra industri pertahanan yang terintegrasi, dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) berbasis industri.

Jenderal TNI (Purn) Prof. H. Dudung Abdurahman pun menilai perlunya penyamaan frekuensi antara pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan, untuk merealisasikan target ini. “Segala daya upaya perlu diarahkan, agar industri pertahanan kita tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga berkontribusi dalam pasar global,” kata Dudung.

Baca juga: Warga Palabuhanratu Diduga Dibunuh di Bogor, Ketua Komisi ll DPRD Kabupaten Sukabumi: “Hukum Mati Pelaku"

Audiensi Forkominhan dan Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional ini pun menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis sebagai berikut:

  1. Penyusunan Roadmap Industri Pertahanan Indonesia melalui diskusi kelompok terarah (FGD) secara rutin.
  2. Hilirisasi Industri Pertahanan dengan pendekatanend-to-enduntuk menekan biaya produksi dan meningkatkan daya saing harga.
  3. Penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mendorong inovasi teknologi dan menciptakan produk unggulan karya anak bangsa.

undefinedAudiensi Forkominhan dengan Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional

Baca juga: Eksklusif!!! Foto-foto "Semarak Latber Akbar Ling Tien Kung" Eltekers Indonesia Sejahtera di Cibinong Bogor

Diharapkan, hasil audiensi ini bisa memberikan masukan konkrit bagi penyusunan kebijakan yang berkelanjutan di sektor industri pertahanan. Sehingga, Indonesia dapat memanfaatkan peluang besar dalam diplomasi internasional, melalui kemandirian teknologi pertahanan.

Diharapkan pula, industri pertahanan dapat dijadikan sebagai bargaining chip. Dalam konteks geopolitik, kemandirian industri pertahanan memberikan keunggulan strategis bagi suatu negara. Tak hanya mendukung pembangunan pertahanan nasional, sektor ini juga membuka peluang diplomasi formal melalui produk pertahanan yang kompetitif.

Baca juga: Info Lowongan Kerja Update ke 54

Audiensi ini pun menjadi tonggak penting bagi komitmen bersama antara Forkominhan dan Pemerintah dalam membangun industri pertahanan yang berdaya saing tinggi, dan berdampak positif bagi ekonomi nasional.

 “Kami percaya, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan pelaku industri, pencapaian pertumbuhan ekonomi bukan lagi sekadar angan. Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam industri pertahanan global, yang membawa kebanggaan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” tegas Eris. (*)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kunker ke Kejari Kota Bogor, Kejari Kabupaten Bogor, dan Kejari Depok, Kajati Jabar Minta Seluruh Jajaran Meningkatkan Sinergi dengan Stakeholder di Daerah

Lowongan Kerja

Nusantara Jumat, 26-Jun-2026 20:59
Lowongan Kerja
Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 8-Jun-2026 21:28
Lowongan Kerja
Tanah Diduduki dan Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Jubir Ahli Waris Labbai: “Kita Santai Saja, Tunggu Putusan Pengadilan Negeri Makassar”
Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar karena Timbun dan Bersih-Bersih Tanah Milik Sendiri, Jubir Ahli Waris Labbai: “Salah Alamat”