Duel Pelajar di Sukabumi, 1 Pelajar Berusia 13 Tahun Tewas

Teritori
Minggu, 5 May 2024 09:58
    Bagikan  
Duel Pelajar di Sukabumi, 1 Pelajar Berusia 13 Tahun Tewas
indonesiatren

Seorang pelajar SMP berinisial MP (13) tewas saat duel satu lawan satu dengan menggunakan senjata tajam di Kampung Babakan, Sukabumi pada Sabtu, 4 Mei 2024.

INDONESIATREN.COM - Seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial MP dan masih berusia 13 tahun, tewas saat duel satu lawan satu dengan menggunakan senjata tajam di Kampung Babakan, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Sabtu, 4 Mei 2024.

Korban diketahui masih duduk di bangku sekolah kelas VII di salah satu sekolah SMP di wilayah Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Sedangkan terduga pelaku bersekolah di wilayah Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi.

Ibu korban, Sri Mulyani, mengatakan, sebelum kejadian, anaknya itu berpamitan untuk main bersama teman-temannya. Tak lama kemudian, ada salah satu teman anaknya itu yang datang ke rumah, dan mengabarkan, bahwa anaknya itu sudah berada di Rumah Sakit R Syamsudin SH, Sukabumi.

Baca juga: Video Viral Remaja Tawuran Pakai Sajam di Palabuhanratu Sukabumi, Ini Kata Kapolres

“(Kata) yang nanganin, katanya dijahit lima jahitan, terus pendarahan. Saya tanya, anaknya masih sadar, nggak katanya. Tulang kepalanya ada yang patah. Dirujuk ke Rumah Sakit Bunut (R Syamsudin SH). Ibu nyampe ke sini, udah ga ada (meninggal),” kata Sri, Minggu, 5 Mei 2024.

Sri mengaku tak terima anaknya dibacok hingga tewas, dan mengharapkan polisi segera menangkap terduga pelakunya. “Kalau bisa, pelakunya segera ditangkap supaya jera. Jangan sampai kejadian kayak gini terulang lagi. Cukup anak ibu yah,” ujar Sri.

Kasi Kesiswaan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Devi Indra Kusumah, membenarkan, bahwa korban merupakan pelajar SMP, dan diduga melakukan aksi duel di luar jam sekolah.

Baca juga: Marak Aksi Tawuran Pelajar di Sukabumi Dijadikan Konten Medsos, Polisi: Tidak Usah Diteruskan!

“Saya menerima informasi, bahwa terjadinya ada anak SMP yang melakukan duel antara salah satu sekolah di kota dan kabupaten. Kejadiannya di daerah Babakan Cikembar. Kondisi korban lukanya dibacok di sini (kepala) sama di kaki. Sekarang lagi divisum,” tutur Devi, yang mengaku kecolongan, karena beberapa kejadian selalu di luar jam sekolah.

Langkah-langkah preventif sudah dilakukan. Bahkan dengan membentuk satgas untuk mencegah tawuran dan hal-hal negatif lainnya.

“Kita juga selalu mengajak stake holder terkait seperti kepolisian untuk pencegahan penyimpangan anak didik kita. Ini kan posisinya anak ini terjadi di lingkungan mereka. Kalau di lingkungan pendidikannya, selama delapan jam terkendali. Ini kejadian di jam luar sekolah, karena hari Sabtu,” ungkap Devi.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Didampingi Kajati Jabar, JAM-Intel Berikan Kuliah Umum bagi Praja IPDN di Kampus Jatinangor Sumedang
Lantik Asisten Pemulihan Aset dan Asisten Pidana Militer pada Kejati Jabar, Kajati: “Laksanakan Tugas secara Profesional, Berintegritas, dan Berkeadilan”

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 23-Jun-2026 18:45
Lowongan Kerja
Labbai Dulu Jual Sembako dan Punya Tanah 27 Hektar, Ahli Warisnya Kini Menanti Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup di PN Makassar
Lomba Mancing Mania Polres Metro Bekasi Kota Sambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Briptu Pol. Andi Setiawan Raih Juara I
Mohon Keadilan dalam Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Berikut Isi Surat Ahli Waris Labbai ke MA RI
Kunker ke Kejari Kabupaten Bandung, Kajati Jabar: “Kejaksaan Harus Memberikan Dampak Positif di Setiap Kabupaten dan Kota”
Jelang Sidang Putusan Gugatan atas PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai Surati MA RI: “Lokasi Bukan Tanah Adat, BPN Kota Makassar Menerbitkan 5 SHM di Tanah Redis“
Sidang 25 Kali hingga Putusan di PN Makassar, Jubir Ahli Waris Labbai: “PT Bumi Karsa Mendalilkan Membeli Lokasi Itu pada 1980 dari Orang Sudah Meninggal pada 1979”
Hadir sebagai Narasumber di Temu Jurnalis Provinsi Gorontalo 2026, Dirreskrimsus Polda Gorontalo: “Masyarakat Perlu Memahami Pentingnya Menghormati Hak Cipta”
Putusan Gugatan Ahli Waris Labbai Dibacakan di PN Makassar 23 Juni 2026, Jubir: "PT Bumi Karsa Secara Tidak Langsung Sudah Mengakui Lokasi Bukan Miliknya"
Dukung Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi, KPK dan Kortas Tipidkor Polri Kunjungi dan Gelar RDP di Polda Gorontalo
Resmi Jawab Somasi Melalui Kuasa Hukum, Ahli Waris Labbai akan Bongkar dan Kembalikan Papan Bicara PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar

Lowongan Kerja

Ragam Rabu, 10-Jun-2026 19:58
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Selasa, 9-Jun-2026 18:49
Lowongan Kerja

Lowongan Kerja

Ragam Senin, 8-Jun-2026 21:28
Lowongan Kerja
Tanah Diduduki dan Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup, Jubir Ahli Waris Labbai: “Kita Santai Saja, Tunggu Putusan Pengadilan Negeri Makassar”
Disomasi PT Bumi Karsa-Kalla Grup Makassar karena Timbun dan Bersih-Bersih Tanah Milik Sendiri, Jubir Ahli Waris Labbai: “Salah Alamat”
Tumbuhkan Asa pada Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus Indonesia 2026 di Hall Dewan Pers Jakarta

Lowongan Kerja

Ragam Kamis, 4-Jun-2026 18:59
Lowongan Kerja