INDONESIATREN.COM - Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kajati Jabar), Dr. Sutikno, S.H., M.H., pada Kamis, 25 Juni 2026, hadir mendampingi Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel), Prof. Dr. Reda Manthovani, dalam Kuliah Umum di Gedung Balairung Rudini, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Di acara ini, JAM-Intel memberikan materi kuliah bertema “Sinergitas Kepemimpinan Daerah dan Aparat Penegak Hukum dalam Mewujudkan Pemerintahan yang Adaptif, Stabil, dan Berintegritas menuju Indonesia Emas 2045”.
Hadir dalam kegiatan ini: Gubernur Jabar, Direktur II pada JAM-Intel beserta jajaran, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Wakajati Jabar), Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar), Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek RI, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumedang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Praja IPDN, serta tamu undangan lainnya.
JAM-Intel memberikan materi kuliah bertema “Sinergitas Kepemimpinan Daerah dan Aparat Penegak Hukum dalam Mewujudkan Pemerintahan yang Adaptif, Stabil, dan Berintegritas menuju Indonesia Emas 2045”
Kuliah umum ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan Praja dan Sivitas Akademika IPDN mengenai dinamika penyelenggaraan pemerintahan dan penguatan kapasitas kepemimpinan generasi calon aparatur pemerintahan. Tujuannya, agar para Praja kelak mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional, adaptif di tengah berbagai tantangan global, nasional, maupun daerah, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
JAM-Intel pun menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan aparat penegak hukum, sebagai fondasi utama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), menjaga stabilitas pembangunan, serta memperkuat integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Sinergitas itu diharapkan mampu mendorong terciptanya kebijakan yang tepat sasaran, meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara, serta mendukung percepatan pembangunan nasional menuju terwujudnya Visi Indonesia Emas 2045.
Kuliah Umum ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan Praja dan Sivitas Akademika IPDN mengenai dinamika penyelenggaraan pemerintahan
Baca juga: Peringati Hakordia 2025, Kajati Jabar Pimpin Upacara dan Gelar Kuliah Umum di FH Unpas Bandung
Melalui kegiatan ini, para Praja IPDN diharapkan memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya kepemimpinan yang berintegritas, responsif terhadap perkembangan zaman, serta mampu membangun koordinasi yang efektif dengan seluruh pemangku kepentingan, guna mewujudkan pemerintahan yang adaptif, stabil, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. (*)