INDONESIATREN.COM - Lalulintas di Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dari arah Parungkuda, Sukabumi, ke Ciawi, Bogor, dan sebaliknya, pada Jumat, 8 Mei 2026, sudah lancar kembali. Kondisi ini telah berlangsung sejak Kamis, 7 Mei 2026, sekitar pukul 02.30 WIB, saat jalan tol itu dibuka kembali bagi kendaraan yang melintas dari Sukabumi menuju Ciawi, Bogor. Sebelumnya, pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 17:00 WIB, jalan tol ini ditutup total, menyusul terjadinya tanah longsor yang menutup badan jalan di Kilometer 72 dari arah Parungkuda, Sukabumi, menuju Ciawi, Bogor.
Saat itu, material tanah dan lumpur menutupi lajur utama jalan tol, sehingga tak memungkinkan dilintasi kendaraan. Petugas kepolisian dan pengelola jalan tol terpaksa memberlakukan rekayasa lalulintas, dan meminta pengendara untuk putar balik. Seorang pengguna jalan tol bernama Lili mengaku kebingungan kala itu. Warga Sukabumi berusia 40 tahun ini kaget, karena diminta keluar kembali dari jalan bebas hambatan itu, setelah melakukan transaksi di gerbang tol.
“Tadi sudah masuk Pintu Tol Parungkuda. Tapi, di dalam langsung dicegat petugas. Katanya, di depan ada longsor. Jadi, semua kendaraan diputar arah kembali ke luar,” ujar Lili.
Jalan tol semula ditutup total akibat longsor di Kilometer 72
Akibat longsor, antrean kendaraan sontak memanjang di Gerbang Tol Parungkuda. Banyak pengendara tertahan cukup lama, sebelum diarahkan petugas untuk mengambil jalur arteri dan jalan nasional. Pada saat yang sama, alat berat langsung dikerahkan ke lokasi longsor. Material longsor akhirnya berhasil dibersihkan, sehingga jalan tol bisa dibuka lagi, Kamis, 7 Mei 2026, dini hari, sekitar pukul 02:30 WIB.
Baca juga: Arus Mudik Lebaran Dimulai, Polres Sukabumi Batasi Kendaraan Sumbu 3 Melintas di Tol Bocimi
Ditengarai, longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Sukabumi pada Rabu, 6 Mei 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Seorang saksi mata, warga Ciambar, Sukabumi, bernama Agus, mengatakan, sesaat sebelum terjadinya longsor, wilayah tempat tinggalnya diguyur hujan dengan intensitas sangat tinggi.
Longsor terjadi akibat intensitas hujan sangat tinggi
”Kejadiannya sekitar jam lima sore. Waktu itu, hujan gede banget. Saya lagi di rumah, tiba-tiba dengar suara gemuruh ‘bruuuuug’, kencang sekali. Saya langsung mikir, wah ini pasti longsor,” tutur Agus, yang tinggal di Kampung Ciwarung, Desa Cibunar Jaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Karena penasaran, Agus langsung memeriksa lokasi suara itu. Dan, benar saja, menurut Agus, tanah dari tebing sudah tumpah ke aspal jalan tol.
Baca juga: Tol Bocimi Kembali Dibuka, Kapolres Sukabumi Traktir Jajan Warga
”Langsung saya cek ke lokasi, ternyata benar longsor. Ini masuknya wilayah Kampung Ciwarung, Desa Cibunar Jaya, Kecamatan Ciambar. Alhamdulillah, setahu saya tadi, tidak ada korban jiwa, cuma jalan saja tertutup,” urai Agus.
Lokasi longsor berada di Kampung Ciwarung, Desa Cibunar Jaya, Ciambar, Sukabumi
Kini, seiring pulihnya kembali kondisi jalan tol, bekas lokasi longsor itu ditutupi terpal, guna mencegah terjadinya longsor susulan. (*)