Gandeng PT CMNP, Kadister Koarmada TNI AL Tinjau Lokasi Perencanaan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampangtengah-Gunungguruh Kabupaten Sukabumi

Rabu, 22 Jul 2026 18:59
Kadister Koarmada RI TNI AL saat meninjau lokasi perencanaan pembangunan Jembatan Gantung Leuwidinding, Sukabumi Hendi Suhendi

INDONESIATREN.COM - Kepala Dinas Teritorial (Kadister) Komando Armada (Koarmada) RI TNI AL, Kolonel Laut (P) Jan Lucky Boy Siburian, S.E, M.M., pada Selasa, 21 Juli 2026, meninjau lokasi perencanaan pembangunan Jembatan Gantung Leuwidinding di perbatasan Kampung Leuwidinding, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, dan Kampung Kebonjati, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi. Jembatan gantung ini putus sejak 28 Desember 2025, akibat diterjang banjir bandang Sungai Cimandiri.

Boy mengatakan, sesuai hasil rapat dengan perangkat daerah, jembatan itu akan segera dibangun kembali dalam waktu dekat ini. “Rencana kegiatan pembangunan Jembatan Leuwidinding, kami menggandeng Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP). Kami juga berkolaborasi dengan pemerintah setempat dan perangkat pemerintah lainnya, untuk membangun jembatan yang selama ini terbengkalai, akibat bencana banjir bandang yang tidak bisa ditangani,” kata Boy.

Jembatan putus sejak 28 Desember 2025, akibat diterjang banjir Sungai Cimandiri

Baca juga: Berkat Komsos Persuasif dan Humanis, Pos Kout Satgas Pamtas Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan secara Sukarela dari Tokoh Adat Desa Bekuan Kalbar

Boy mengungkapkan, peninjauan di lokasi jembatan itu adalah tahapan kedua, untuk menentukan waktu pelaksanaan dan proses yang harus ditempuh dalam pembangunan jembatan ini, terutama mengenai pembebasan lahan di sekitar jembatan. Jembatan Leuwidinding merupakan jembatan yang diprioritaskan pembangunannya dari sejumlah jembatan lain yang akan dibangun saat ini.

Boy memastikan, pembangunan akan dilaksanakan secepat mungkin, dengan mempertimbangkan jarak bentang fisik jembatan, serta keselamatan pekerja dan warga sekitar selama berlangsungnya proses pembangunan jembatan itu.

Pembangunan jembatan akan dilakukan PT CMNP bersama unsur pemerintah setempat

Baca juga: Tutup MPLS dengan Aksi Peduli Lingkungan, SMAN 1 Cibadak Sukabumi Tanam 500 Bibit Pohon dan Cat Jembatan Bersama Lintas Sekolah, Forkopimcam, Tokoh Masyarakat, KNPI, serta Karang Taruna

"Ini sudah tahap kedua dari survei awal dua lokasi jembatan yang akan dikerjakan. Kita prioritaskan di Leuwidinding untuk aktivitas dua kecamatan. Kemudian, hari ini, survei lanjutan kedua untuk menentukan titik mana yang akan digunakan oleh PT CMNP melaksanakan pembongkaran, kemudian pemasangan. Dan, sudah melakukan rapat dengan pemerintah setempat untuk masalah ke depannya diselesaikan, sehingga kegiatan pemasangan jembatan dapat dilaksanakan dengan baik tanpa halangan apa pun. Begitu juga terkait aset lahan yang akan dipergunakan dalam pembangunan jembatan ini,” ujar Boy.

“Estimasi hasil koordinasi, rencana awal minggu pertama September. Tapi, kalau bisa lebih cepat lebih baik, karena ada kemarau panjang, sehingga mempermudah pergeseran material pekerjaan. Rencana pembangunan akan dilaksanakan pembongkaran, dilakukan titik baru oleh PT CMNP, yang mana lebih diutamakan keselamatan para penduduk yang ada sekitar jembatan,” tutur Boy.

Estimasi pembangunan akan dilaksanakan pada awal September 2026

Baca juga: Jembatan Leuwidinding Sukabumi Rusak, Warga dan Pelajar Seberangi Sungai Cimandiri dengan Perahu Karet

Perihal pembebasan lahan yang terdampak pembangunan ini, Boy mengaku telah melakukan kesepakatan dengan pemerintah setempat. Sebab, pembangunan jembatan baru ini akan merombak bentuk fisik jembatan lama. Pelaksanaan pembangunannya pun akan melibatkan sejumlah unsur dari pemerintah setempat.

"Tadi kita rapat dengan camat. Sudah ada kesepakatan dari pemerintah desa, pembebasan lahan untuk digunakan posisi titik pembangunan jembatan yang baru. Rencana yang kita bahas tadi, akan melibatkan perangkat pemerintah daerah setempat, kemudian TNI, Polri, BPBD, dan unsur lainnya, agar bisa selesai percepatan pembangunan Jembatan Leuwidinding,” tegas Boy. (*)

Berita Terkini

Lowongan Kerja

Ragam • Rabu, 15-Jul-2026 18:51

Lowongan Kerja

Ragam • Selasa, 14-Jul-2026 18:03

Lowongan Kerja

Ragam • Minggu, 12-Jul-2026 21:03

Lowongan Kerja

Ragam • Sabtu, 11-Jul-2026 20:31

Lowongan Kerja

Ragam • Selasa, 7-Jul-2026 23:42